Head Unit, Kabel dan Pengaman Sistem Audio Mobil
1. Mengetahui fungsi Head unit.2. Mengetahui fasilitas audio setting Head unit.3. Mengetahui macam macam kabel audio4. Mengetahui pengaman pada sistem audio5. Memahami instalasi Head unit dengan Speaker
(a) dan gambar 1.1 Head unit Single DIN
(b) untuk 2DIN 10cm x 18cm.
Gambar 1.2 Panel Audio
1.1.Audio setting head unit pada panel audio:
Bass level: mengatur volume pada level bass bisa mengurangi atau menambahkan
Mid level: mengatur volume pada level middle bisa mengurangi atau menambahkan
Tre level: mengatur volume pada level treble bisa mengurangi atau menambahkan Eq
pro: pada pilihan EQ Pro, bisa mengatur frekuensi pada level bass, mid, dan treble. Terdapat pilihan bass adjust, mid adjust dan tre adjust.
a) Bass adjust: pada pilihan bass adjust bisa mengatur Bass ctr frq, bass level, bass q factor dan bass extend.
1. Bass CTR FRQ: mengatur frekuensi pada bass yaitu 60hz, 80hz, 100hz dan 200hz.
2. Bass level: mengatur volume pada level bass bisa mengurangi atau menambahkan (Bass level di awal, Bass level ini mengikuti pegaturan awal, jika sudah dilakukan pengaturan pada pilihan)
3. Bass Q factor: mengatur faktor kualitas dari bass
4. Bass extend: menambahkan tenaga pada bass, aktif atau tidak aktif
b) Mid adjust: pada pilihan mid adjust bisa mengatur Mid ctr frq, mid level dan mid q factor
1. Mid ctr frq: mengatur frekuensi pada mid yaitu 0.5khz, 1khz, 1,5khz dan 2,5khz
2. Mid level: mengatur volume pada level mid bisa mengurangi atau menambahkan (mid level ini mengikuti pegaturan awal, jika sudah dilakukan pengaturan pada pilihan mid level di awal)
3. Mid q factor: mengatur faktor kualitas dari mid
c) Tre adjust: pada pilihan tre adjust bisa mengatur tre ctr frq dan tre level
1. Tre ctr frq: mengatur frekuensi ada treble yaitu 10khz, 12,5khz, 15khz dan 17,5 khz
2. Tre level: mengatur volume pada level treble bisa mengurangi atau menambahkan (tre level ini mengikuti pegaturan awal, jika sudah dilakukan pengaturan pada pilihan tre level di awal)
Preset EQ: menyediakan pilihan equalizer yang sudah di sediakan oleh head unit. Terdapat pilihan Drive eq, top 40, powerfull, rock, pops, easy, jazz, natural dan user. Jika di lakukan pengaturan pada pilihan eq pro, pada preset eq akan otomatis pada eq user.
Bass boost: menaikan bass level 1, 2, atau 3.
Loudness: memberikan “boost” pada frekuensi rendah dan tinggi agar dapat terdengar dengan baik pada volume rendah.
Fader: mengatur letak suara ke depan atau ke belakang
Balance: mengatur letak suara ke kanan atau ke kiri Volume Offset: menaikan atau menurunkan volume suara
Sound Recnstr: sound reconstruction pada Head unit ini membuat suara lebih halus dengan cara mengurangi sedikit frekuensi tinggi dan memulihkan suara yang hilang pada data lagu.
1.2.Kabel Audio
Terdapat 4 jenis kabel yang digunakan dalam sebuah sistem audio,antara lain:
· Kabel power: kabel yang menghubungkan antara terminal positif aki menuju semua perangkat audio yang membuthukan asupan listrik 12 volt misalnya head unit ampli dan proccessor karena dilalui arus listrik yang cukup besar maka pada umumnya menggunakan ukuran 8 AWG, 4 AWG, 0 AWG.
· Kabel audio: berfungsi sebagai penghantar suara berupa sinyal arus kuat dari source atau Amplifier dengan Speaker. Ukuran kabel Speaker yang terlalu kecil akan membuat kabel panas, ukuran kabel yang terlalu besar tidak terlalu berpengaruh tetapi membuang biaya instalasi.
· Kabel coaxial: atau yang kita kenal kabel RCA: berfungsi untuk menghantarkan sinyal arus yang bervoltase rendah sinyal arus lemah. Kabel ini digunakan untuk menghubungkan head unit ke processor atau amplifier dan procssesor ke amplifier
· Kabel remote: kabel pada Head unit yang dihubungkan pada Amplifier , yang berfungsi untuk mengendalikan Amplifier, agar ketika Head unit dinyalakan, Amplifier juga ikut menyala dengan memberikan arus listrik sebesar 0,1A hingga 0,3A.
1.3. Indeks kabel pada laboratorium audio
1. Kabel power, kabel 8 AWG, pada skema kabel ini berwarna biru.
2. Kabel Speaker, kabel 14 AWG, pada skema kabel ini bewarna merah.
3. Kabel Speaker, kabel 16 AWG, pada skema kabel ini berwarna hitam.
4. Kabel RCA, pada skema kabel ini berwarna biru muda.
5. Kabel remote, pada skema kabel ini berwarna orange
1.4. Pengaman
Fungsi fuse adalah melindungi perangkat audio dan sistem kelistrikan mobil dari kerusakan akibat hubungan arus pendek (short circuit). Sekring harus diletakkan sedekat mungkin dari penghasil atau penyimpan arus (alternator atau aki) karena kabel yang berada di antara sekring dan penghasil atau penyimpan arus tidak terlindungi oleh fuse. Jarak antara penghasil atau penyimpan arus ke sekring maksimal 40cm.
1.5. Perhitungan besar fuse dan kabel yang di perlukan
I = P/V
(2.1)
I : arus yang melewati kabel dan fuse
P : daya yang di hasilkan oleh Amplifier
V : tegangan pada sistem audio
Untuk perhitungan fuse dan kabel power, P(daya) dihitung dari daya yang dihasilkan oleh perangkat audio yang dipakai. Contoh Amplifier dan Amplifier monoblock. (total daya). Perhitungan kabel Speaker, P(daya) menggunakan daya yang di hasilkan oleh Amplifier per channel nya. Tegangan menggunakan 12 volt, yaitu tegangan yang di pakai dalam sistem audio. Hasil perhitungan (I, Ampere) menjadi acuan ukuran kabel yang bisa dilihat pada tabel 1.1, tabel ukuran kabel.
Tabel 1.1 Ukuran kabel power dan kabel Speaker serta kemampuan arus yang di alirkan melalui kabel
Tabel 1.2 kode input dan output head unit pada panel
audio
|
Kode
pada panel audio |
Warna
kabel output dari Head unit |
Fungsi |
|
HU.1 |
Hitam/coklat |
Negatif
– (ground) |
|
HU.2 |
Merah |
Positif
+ (12 Volt) |
|
HU.3 |
Kuning
|
Key
Acc |
|
HU.4 |
Biru
garis putih |
Amplifier
Remote |
|
HU.5 |
Putih |
Speaker
Front Left - |
|
HU.6 |
Putih
garis hitam |
Speaker
Front Left + |
|
HU.7 |
Abu-abu |
Speaker
Front Right - |
|
HU.8 |
Abu-abu
garis hitam |
Speaker
Front Right + |
|
HU.9 |
Hijau |
Speaker
Rear Left - |
|
HU.10 |
Hijau
garis hitam |
Speaker
Rear Left + |
|
HU.11 |
Ungu |
Speaker
rear Right - |
|
HU.12 |
Ungu
garis hitam |
Speaker
rear Right + |
|
HU.13 |
RCA
merah |
Pre
out front right |
|
HU.14 |
RCA
putih |
Pre
out front left |
|
HU.15 |
RCA
merah |
Pre
out rear right |
|
HU.16 |
RCA
putih |
Pre
out rear left |
Tabel
1.3 kode input midbass pada panel audio
Kode pada panel
Fungsi
MB.L.1
Negatif In Left
MB L.2
Positif in Left
MB.L.3
Negatif In Right
MB L.4
Positif in Right
ALAT
DAN BAHAN
Alat dan bahan yang diperlukan dalam kegiatan
praktikum:
1. Adaptor
2. Head Unit
3. Speaker
4. kabel Audio
5. Fuse
PROSEDUR
PERCOBAAN
1. Rangkaikan instalasi pada panel audio menurut skema ini, perhatikan kabel yang digunakan
Gambar
1.3 Skema instalasi Head unit dengan Speaker
2. Nyalakan Head unit. Tekan tombol volume 2 kali
untuk mematikan demo mode.
Gambar
1.4 Tombol Head unit
3. Tekan tombol SRC untuk menyalakan Head unit
4. Tekan tombol SRC untuk memilih signal input yang
akan di baca oleh Head unit, radio, CD, atau USB, tekan sampai layar
memunculkan “USB”.
5. Putar sebuah lagu
6. Tekan tombol next untuk memainkan lagu berikutnya
atau tombol previous untuk memainkan lagu sebelumnya.
7. Putar tombol volume untuk mengeraskan suara
8. Tekan tombol
audio untuk memilih fitur audio setting pada Head unit
9. Putar tombol volume untuk memilih pilihan audio
setting
10. Tekan
tombol volume untuk mengatur audio setting yang akan di atur
11. Putar tombol volume untuk mengatur pilihan audio
setting
12. Dengarkan perbedaan setting yang di lakukan
13. Tekan tombol kembali untuk memilih pilihan audio
setting yang lain
14. Ulangi prosedur 6 sampai 13 untuk mengatur semua
pilihan audio setting
15. Setelah selesai putar tombol volume sampai 0,
tekan dan tahan tombol SRC untuk matikan Head unit dan kembalikan kabel audio
ketempat semula.






Depo 20ribu bisa menang puluhan juta rupiah
ReplyDeletemampir di website ternama I O N Q Q
paling diminati di Indonesia,
di sini kami menyediakan 9 permainan dalam 1 aplikasi
~bandar poker
~bandar-Q
~domino99
~poker
~bandar66
~sakong
~aduQ
~capsa susun
~perang baccarat (new game)
segera daftar dan bergabung bersama kami.Smile
Whatshapp : +85515373217